Saturday, November 18, 2006
Pihak ketiga

15 Agustus 2006

Melengkapi kebahagiaan hidup yang telah aku jalani bersama Hendque selama hampir satu tahun,

RAKA,
Semoga selalu menjadi 'pihak ketiga' yang menciptakan kedamaian dan kebahagiaan antara kami.

Untuk RAKANDA RASYDAN PRABASWARA-nya mama dan papa


Posted at 5:27:29 pm by dhiera
ada yang mo kasih komen? douzo  

24 Sept 05

I finally found my missing piece
And I thak God,
I found it in you
Thank you for making my life complete

to my beloved Hendra Haris


Posted at 5:12:45 pm by dhiera
ada yang mo kasih komen? douzo  

pemagangan itu...

Nggak nyangka, ternyata ada juga yang ngerespon tulisanku tentang pemagangan. Yah, di masa sulit cari kerja seperti sekarang, kayanya nggak sedikit yang berminat ama magang di luar negeri. Apalagi, pasti penghasilannya di atas UMR yang berlaku di Indonesia.

Tapi sayangnya.... Pemagangan yang berlaku di Jepang tuh beda dengan negara lain, seperti S'Pore, Malaysia, Arab, dll. Bisa dibilang, pemagangan di Jepang sangat ketat.

Perusahaan tempat saya (dulu) kerja (coz skr dah resign), memang sebagai pihak ketiga (penengah) antara perusahaan di Jepang (sebagai penerima trainee) dan perusahaan di Indonesia (sbg pengirim trainee). Ada berbagai bidang kerja, mulai dari perikanan, pengecoran logam, pertanian, pengelasan, dll. Mayoritas trainee yang diberangkatkan tuh cowok. Jadi untuk n1314, sayang sekali, di kantor cabang tempat saya (dulu) kerja, nggak memberangkatkan trainee cewek. Ada di cabang lain, tapi harus berstatus sbg karyawan perusahaan yang nantinya ditunjuk sbg mitra (perusahaan pengirim). Ini jawaban untuk RIJALOE. Maksudnya, kita nggak bisa berangkat ke Jepang atas nama pribadi dan berdasarkan keinginan sendiri.

Sistemnya : Perusahaan penerima (di Jepang) mengajukan order ke perusahaanku, misalnya perusahaan X (Jepang) minta trainee 6 orang cowok. Nah, setelah ada order itu baru kami mencari/seleksi di perusahaan di Indonesia dengan bidang kerja yang sama dengan perusahaan X. Tapi ada juga perusahaan Jepang yang langsung meminta kami untuk mengambil trainee dari perusahaan tertentu di Indonesia. Ini biasanya terjadi kalau perusahaan Jepang sudah sering mengambil trainee dari perusahaan yang sama di Indonesia, dan jika trainee sebelumnya dinilai bagus kerjanya.

Lama pemagangan bervariasi, ada yang 1 tahun, ada yang 3 tahun, tergantung bidang kerjanya. Kalau bidang kerjanya dianggap tidak terlalu sulit dan tidak dibutuhkan keahlian khusus, biasanya cuma 1 tahun.

Sayangnya nih, bagi yang udah pernah kerja di Jepang, TIDAK BOLEH magang lagi di Jepang, untuk level yang sama. Ini jawaban untuk JUNAEDI. Jadi misalnya dulu ke sana sebagai trainee, maka nggak boleh datang lagi kalo statusnya juga sebagai trainee. Bisa datang lagi kalo levelnya sudah naik, misalnya jadi supervisor atau manager gitu... hehehe...

Emang segala sesuatu yang ditawarkan di Jepang seolah terasa menggiurkan. Nggak heran kalo orang yang pernah ke Jepang, ingin kembali lagi ke sana (me too!!!). Tapi ya gitu deh persyaratannya...

Bukan rahasia lagi kalo ada beberapa PJTKI yang menawarkan lowongan kerja di Jepang. Tapi ada baiknya berhati-hati akan penipuan. Nggak sedikit yang udah tertipu. Padahal udah bayar 25 juta-an. Katanya sih, 'pasaran' di Jepang emang segitu. Awalnya mereka ditraining bahasa Jepang. Tapi sampai berbulan-bulan, nggak juga diberangkatkan. Wah kalo gini sih penipuan namanya... Makanya, ati-ati ya... Jangan mudah tergiur dengan iming-iming kerja di Jepang. YA karena nggak semudah itu untuk masuk ke Jepang...


Posted at 4:50:26 pm by dhiera
ada yang mo kasih komen? douzo  

hmmm...

Ngeliat tanggal postingan terakhir... 11 Aug 2005. Berarti udah setahun lebih aku nggak menyentuh diary online-ku ini! ck ck ck...YAh, begitulah yang terjadi kalo kerjaku udah nggak melulu di depan komputer lagi.

So manythings happen... Mulai dari aku menemukan 'my missing piece' sampai sekarang ada RAKA yang menjadi 'pihak ketiga' hehehe... Kalau ada kesempatan, insyaallah aku akan mengabadikan anugerah-anugerah yang indah itu di sini...


Posted at 4:43:16 pm by dhiera
ada yang mo kasih komen? douzo  

Thursday, August 11, 2005
S-S-E

Beberapa hari ini aku bawa buntelan besar ke kantor.
Bukan... isinya bukan makanan.
Ataupun tumpukan kerjaan kantor.. (hehehe, jadi inget waktu di MMP, aku selalu bawa kerjaan ke rumah)

Buntelan itu isinya kotak-kotak kecil dari kertas karton.
Trus, ada juga lembaran2 kertas warna merah ukuran kecil juga.
Selain itu ada lem.

Bisa tebak, mo bikin apa??

Bukan...
Aku nggak ngajarin origami (seni melipat kertas) di kelas.
Aku masih tetep ngajar bahasa Jepang.

Kotak2 kecil itu dilapisi kertas merah.
Setelah itu, bikin tutupnya dari mika.
Kotak2 itu untuk kotak tempat souvenir.

Jadilah, aku memanfaatkan waktu kosong setelah mengajar untuk menyelesaikan PR itu.
Kerjaan sampingan itu selalu dibantu ama Etik, temen kerjaku yang cewek.
Tapi, kadang temenku yang cowok pun ikutan bantuin potong2 kertas dan nge-lem.

Kata mereka....
S-S-E
Semua Sayang Endah

Hiks... jadi terharu...

Posted at 4:25:24 pm by dhiera
Comments (2)  

no title

Nggak ada ide untuk nulis...
Sebenernya udah bertumpuk tema di kepala. Tapi kemalasan memusnahkan itu semua. Tak bersisa...

Yang pasti, hari-hariku kian berwarna.
Setiap hari menghadapi sesuatu yang berbeda.
Penuh tawa...
Semua bisa membuatku tertawa.

Aku bahagia bisa berada di sini.
Kadang aku bertanya dalam hati, ngapain dulu aku jauh2 ke Jakarta???
Kalau ternyata kebahagiaan dan kedamaian aku dapatkan di sini.

Aku punya temen-temen yang baik banget....
Aku punya murid-murid yang nurut dan selalu bikin aku ketawa.

Makasih temans....
Aku bersyukur memiliki kalian dalam bagian hidupku

Posted at 4:17:26 pm by dhiera
ada yang mo kasih komen? douzo  

Thursday, July 14, 2005
Mr JO

Beberapa bulan lalu kelasku selesai materi. Lantas, muridku yang hanya dua orang itu aku hibahkan ke kelas sebelah. Soalnya kalo kelas terlalu kecil gitu, akan kesusahan saat mereka harus belajar conversation.

Setelah upacara penghibahan itu, otomatis aku jadi “pengangguran terselubung” di kantor ini. Lebih banyak ngerjain urusan keuangan dan bikin soal-soal. Selain itu juga mulai diajak keluar kantor untuk kunjungan ke perusahaan” juga ke sekolah” untuk presentasi dan rekruitment.

Rekruitment ada beberapa tahap. Tahap pertama tes tertulis, biasanya diadakan di sekolah masing” kalo jumlah pesertanya banyak. Tahap selanjutnya wawancara. Ini dilaksanakan di kantor. Setelah itu ada tes fisik, lari puterin stadion Mandala Krida 4 kali, trus terakhir, tes kesehatan.

Beberapa kali aku ikut mewawancarai mereka. Nggak sendiri sih, barengan ama temen2, paling tidak 3 orang. Pertanyaan yang diajukan sebagian besar sama untuk setiap peserta. Kadang bosan juga sih, nanya hal yang sama terus. Tapi jawaban-jawaban mereka kadang lucu bagi kami. Itu yang selalu bikin kami seneng ikut bagian dalam tes itu.

Sebelum masuk ke session tanya jawab, peserta disuruh mengucapkan huruf A-Z dengan lantang. Ini untuk mengetahui kadar kesulitan dalam proses pembelajaran bahasa nantinya. Soalnya, kadang ada anak yang nggak bisa mengucapkan Z (zet). Biasanya berubah menjadi YET. Ini pengaruh dari logat bahasa daerah.

Aku jadi inget waktu dulu ngajar anak IMM, ada anak yang nggak bisa ngomong ZET. Bunyi itu selalu berubah menjadi JET. Perlahan-lahan aku drill terus bunyi itu. Tetep aja nggak bisa. Aku drill bunyi ZO.

Aku : zo
Dia : JO
Aku : zo
Dia : JO
Aku : zo
Dia : JO
Aku : Coba, zzzzzzzzzzzzzzzzzZO
Dia : zzzzzzzzzzJO!! (dengan lantang)

Dan aku pun menyerah :(

Posted at 10:57:25 am by dhiera
ada yang mo kasih komen? douzo  


Next Page



count the blessing
that God has bestowed upon you
and you will find
that there are more things that you have
than things that you don't have



   

<< January 2012 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:




rss feed